4 Manfaat Daun Tempuyung untuk Kesehatan dan Diet

Manfaat Daun Tempuyung – Tanaman tempuyung mempunyai nama latin Sonchus Arvensis merupakan salah satu jenis tanaman obat obatan herbal yang mempunyai banyak sekali khasiat. Tidak hanya nama latin, daun tempuyung ini juga dikenal mempunyai beberapa nama daerah seperti lobak air, galibug, lampenas, rayana, ataupun lempung jombang berdasarkan daerah mana yang menyebut nama daun tempuyung ini. Daun tempuyung dan manfaatnya dapat dengan mudah anda peroleh didaerah yang ada reruntuhan bangunan atau puing puing bangunan maupun tembok. Anda juga dapat menemukan tumbuhan ini dengan mudah di pinggir jalan karena tumbuhan ini dapat tumbuh dengan liar.

Tempuyung merupakan suku Asteraceae yang dapat tumbuh pada ketinggian 50 sampai dengan 1600 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini sangatlah cocok hidup di lingkungan yang mempunyai curah hujan rata sepanjang tahunnya atau di daerah yang mempunyai musim kemarau yang jangka waktunya pendek. Manfaat daun tempuyung sebagai jenis tanaman liar dapat dibudidayakan pula di pekarangan sebagaimana tumbuhan budidaya lainnya.

Mungkin sebagian dari anda para pembaca sangat penasaran, apa manfaat daun tempuyung bagi kehidupan manusia sehingga perlu untuk dibahas dalam artikel ini? mungkin juga sebagian dari anda tidak familiar dengan nama tanaman ini sehingga bertanya tanya mengenai ciri ciri, kandungan, manfaat dan efek samping dari daun tempuyung. Untuk itu, dalam artikel mengenai manfaat dari daun tempuyung ini akan kami ulas secara singkat seluk beluk tentang tanaman daun tempuyung.

Manfaat Daun Tempuyung
Daun Tempuyung

Ciri Ciri Daun Tempuyung

Bentuk dan manfaat daun tempuyung pastinya pernah anda temukan, terlebih ketika anda secara tidak sengaja melewati bekas bekas reruntuhan bangunan tertentu. Tanaman tempuyung termasuk dalam jenis tanaman tidak berkayu dan menyukai tempat tempat yang langsung terkena sinar matahari. Tanaman ini juga dapat dengan mudah berkembang biak dari bijinya yang terbawa angin. Ciri khas dari tanaman daun tempuyung adalah batangnya mempunyai tinggi sekitar 65 sampai 150 cm, mempunyai lubang dan bergetah serat warnanya dominan hijau. Permukaan batang tanaman tempuyung mempunyai bulu dan lunak.

Sedangkan daun tempuyung bentuknya lonjong dengan ujung yang runcing dan berwarna hijau keunguan. Permukaan daunnya licin dan mempunyai tepi daun yang bergelombak dan bergigi tidak beraturan. Bunga tempuyung berbentuk bunga malai dengan kelopak yang mirip lonceng dimana mahkotanya mirip seperti kumpulan jarum yang dominan berwarna putih ataupun kuning. Adapun buah dari tempuyung bentuknya kotak dan berambut hitam yang dapat berubah menjadi biji berukuran kecil serta ringin mirip dengan serbuk tepung yang kasar.

Kandungan Daun Tempuyung

Kandungan dan manfaat daun tempuyung berupa beberapa zat dan senyawa yang bermanfaat bagi tubuh. Beberapa kandungan yang terdapat dalam daun tempuyung adalah flavonoid, polifenol, inositol, saponnin, manitol, taraksasterol, kalium, silika, magnesium, natrium, skepoletin atau kumarin, asam fenolat, alfa lactucerol, dan beta lactucerol. Kesemua zat dan senyawa tersebut menjadi faktor pendukung adanya manfaat rebusan daun tempuyung yang dapat dimanfaatkan oleh manusia demi menjaga kesehatan tubuhnya.

BACA JUGA :   Memanfaatkan Daun Sirsak Untuk Obat Kanker

Cara Mengolah Daun Tempuyung

Salah satu manfaat daun tempuyung dan keji beling adalah untuk mengatasi penyakit ginjal baik itu yang berada dalam fase awal ataupun yang telah akut. Untuk memperoleh manfaat daun tempuyung dan cara pengolahannya untuk mengobati batu ginjal ini ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan. Pertama, anda siapkan terlebih daun tempuyung yang telah dicuci bersih dan dikukus. Kemudian daun tempuyung tersebut dapat langsung disantap bersama nasi ataupun lauk yang lainnya. Dalam satu hari, anda disarankan untuk mengkonsumsi daun tempuyung sebagai lalapan ini maksimal 3 kali.

Manfaat daun tempuyung untuk ginjal juga dapat anda peroleh dengan menjadikannya ramuan rebusan daun tempuyung. Setelah anda menyiapkan kurang lebih 500 mg daun tempuyung yang sudah dicuci bersih dan dikeringkan, kemudian seduh dengan 1 gelas air panas dan biarkan hingga dingin. setelah itu anda dapat meminumnya dengan aturan 3 kali sehari.

Manfaat Daun Tempuyung

Khasiat dan manfaat daun tempuyung ini memiliki beragam manfaat seperti untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti batu empedu, asam urat, dan lambung. Adapun cara mengolah dan efek sampingya juga perlu diketahui dengan seksama.

Manfaat Daun Tempuyung untuk Kesehatan

Daun tempuyung memiliki manfaat kesehatan seperti halnya

Manfaat Daun Tempuyung untuk Asam Urat

Manfaat daun tempuyung untuk kesehatan yang pertama adalah untuk mengobati penyakit asam urat. Manfaat daun tempuyung untuk asam urat ini berkaitan juga dengan kemampuan daun tempuyung untuk melarutkan kristalan urat yang ada dalam kasus penyakit batu ginjal. Penderita asam urat biasanya akan mempunyai suatu endapan kristal dalam urat yang ada di pembuluh darah kapilernya, endapan ini seringkali menimbulkan rasa nyeri yang tak tertahankan. Daun tempuyung sebagai diuretik berperan mendorong pengeluaran asam urat tersebut melalui urin. Kandungan zat flavonoid dalam daun tempuyung terbukti ampuh menghambat kerja dari enzim dan reaksi yang dapat menimbulkan terbentuknya asam urat.

Manfaat Daun Tempuyung untuk Batu Ginjal

Manfaat daun tempuyung berikutnya untuk mengobati batu ginjal. Manfaat daun tempuyung untuk batu ginjal ini diperoleh berkat adanya kandungan zat kalium yang cukup tinggi pada daun tempuyung. Kalium ini akan bertugas menguraikan kalsium karbonat dengan menggabungkan diri dengan senyawa karbonat, kristal urat atau oksalat yang merupakan salah satu komponen dalam batu ginjal. Hal ini akan membuat endapan batu ginjal menjadi pecah dan larut bersama urine. Manfaat daun tempuyung untuk ginjal ini sudah banyak dibuktikan oleh para penderita penyakit batu ginjal yang dapat sembuh secara berangsur angsur setelah rutin mengkonsumsi daun tempuyung sesuai dengan anjuran dan dosis dari dokter.

BACA JUGA :   20 Manfaat Buah Bit untuk Ibu Hamil, Kecantikan dan Kesehatan

Manfaat Daun Tempuyung untuk Batu Empedu

Selain berkhasiat untuk menyembuhkan batu ginjal dan asam urat, ada pula manfaat daun tempuyung untuk batu empedu. Khasiat daun tempuyung yang satu ini juga masih berkaitan erat dengan kemampuannya dalam menghancurkan enzim atau zat yang dapat membentuk batu empedu. Seringkali keberadaan batu empedu yang tidak lazim ini akan menimbulkan rasa sakit dan nyeri yang tidak terkira bagi penderitanya. Kandungan zat dalam daun tempuyung dipercaya mampu mengatasi rasa sakit tersebut dan bahkan menyembuhkan penyakit yang bersangkutan.

Manfaat Daun Tempuyung untuk Diet

Terakhir, terdapat manfaat daun tempuyung untuk obesitas atau mengurangi kegemukan. Bagi anda yang mengalami obesitas atau berat badan berlebih, dapat memanfaatkan ramuan dari daun tempuyung ini secara rutin guna mengurangi berat badan anda secara bertahap. Ramuan tersebut dapat membantu tubuh melancarkan metabolisme sehingga zat zat yang tidak berguna dalam tubuh dapat dikeluarkan melalui kotoran ataupun keringat secara maksimal. Untuk membuat ramuan guna mengurangi obesitas ini tidaklah sulit. Anda cukup menyiapkan 5 lembar daun tempuyung yang telah dibersihkan kemudian diseduh dengan air panas. Minumlah ramuan rebusan daun tempuyung tersebut selama kurang lebih 21 hari dan rasakan langsung khasiatnya.

Efek Samping Daun Tempuyung

Meskipun dikatakan terdapat banyak sekali manfaat daun tempuyung bagi kesehatan, akan tetapi sebagaimana obat obatan herbal lainnya, tentu daun tempuyung ini mempunyai efek samping apabila dikonsumsi secara terus menerus, tidak wajar, dan berlebihan. Daun tempuyung atau disebut juga sebagai daun keji beling ini memang baik untuk pengobatan batu ginjal. Hanya saja, efek samping yang ditimbulkan daun tempuyung juga tidak main main. Manfaat dan efek samping daun tempuyung jika dikonsumsi lebih dari 2 gram serbuknya dalam sekali minum dapat menimbulkan infeksi saluran kemih. Bahkan, bagi beberapa pasien, dapat mengakibakan peningkatan jumlah sel darah merah yang melebihi batas normal pada urinnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *